Herlinawati Qudrotul: Belajar Harus Senang, Karakter Anak Harus Dibangun Sejak Dini



TULANG BAWANG - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Tulang Bawang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan melalui kegiatan DWP Mengajar Tahun 2026 yang dilaksanakan di SD Negeri 1 Gunung Sakti, Kelurahan Menggala Selatan, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keceriaan. Kehadiran jajaran DWP disambut antusias oleh para siswa dan pihak sekolah. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ibu Herlina Wati Qudrotul selaku Penasehat DWP, Camat Menggala, perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Pendidikan (Disdik), serta Ketua DWP Kabupaten Tulang Bawang, Ibu Ida Seprida Haryanto, S.E., M.Ec.Dev.

Dalam sambutannya, Ibu Ida Seprida Haryanto menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kepribadian anak sejak usia dini.

Menurutnya, masa kanak-kanak merupakan fase yang sangat menentukan dalam proses tumbuh kembang. Nilai-nilai yang mereka lihat, dengar, dan rasakan dalam keseharian akan menjadi bagian penting dalam membentuk kepribadian mereka di masa mendatang.

“Anak-anak perlu dibimbing untuk menjadi pribadi yang percaya diri, mandiri, santun, disiplin, dan jujur. Masa ini adalah masa yang sangat berharga. Apa yang mereka lihat, apa yang mereka dengar, dan apa yang mereka rasakan hari ini merupakan bagian dari proses tumbuh kembang anak-anak kita,” tutur Ibu Ida.

Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang, sehingga anak-anak dapat tumbuh dan belajar dengan perasaan bahagia.

Pada kesempatan tersebut, Ibu Ida juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala SD Negeri 1 Gunung Sakti, Ibu Mardalena, beserta seluruh tenaga pendidik yang selama ini telah menjalankan tugas dengan penuh kesabaran, ketulusan, dan kasih sayang dalam mendampingi para siswa.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak sekolah, khususnya Ibu Kepala Sekolah dan para guru yang telah mendidik anak-anak dengan penuh kesabaran, kasih sayang, dan ketulusan. Semoga setiap ilmu, nasihat, dan kebaikan yang diberikan menjadi amal serta bekal berharga bagi masa depan anak-anak kita,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ketua DWP Kabupaten Tulang Bawang berharap program DWP Mengajar tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata. Menurutnya, kegiatan tersebut harus menjadi ruang interaksi yang menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus mempererat hubungan antara DWP, sekolah, keluarga, dan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini bukan hanya menjadi seremonial, tetapi menjadi ruang untuk berbagi, bermain, belajar, dan membangun hubungan yang semakin baik antara Dharma Wanita Persatuan, sekolah, dan masyarakat,” katanya.

Ibu Ida juga mengajak seluruh jajaran DWP Kabupaten Tulang Bawang untuk terus mengambil peran aktif dalam menghadirkan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi keluarga dan masyarakat, khususnya dalam mendukung tumbuh kembang generasi penerus.

Kepada para siswa, ia berpesan agar senantiasa rajin belajar, menyayangi guru dan teman, menghormati orang tua, serta membiasakan diri untuk berbuat baik dan berdoa.

“Rajin-rajinlah belajar, sayangi guru dan teman-teman, hormati orang tua, dan berbuat baiklah. Jangan lupa selalu berdoa. Semoga anak-anak SD Negeri 1 Gunung Sakti dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, ceria, cerdas, dan berakhlakul mulia,” pesannya.

Pendidikan Karakter Dimulai dari Hal-Hal Sederhana.Sementara itu, Ibu Herlina Wati Qudrotul selaku Penasehat DWP turut memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai keberadaan dan tujuan program DWP Mengajar sebagai salah satu bentuk implementasi program kerja DWP di bidang pendidikan dan pembinaan generasi muda.

Ia menekankan bahwa pendidikan karakter harus dimulai sejak anak-anak masih berada pada usia dini. Kedisiplinan, sikap santun, tanggung jawab, serta perilaku luhur perlu dibangun melalui kebiasaan-kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, proses pendidikan karakter akan lebih efektif apabila dilakukan dengan pendekatan yang menyenangkan dan dekat dengan dunia anak.

“Saya mengajak anak-anakku sekalian untuk belajar bersama. Tetapi belajarnya harus senang. Tidak boleh serius-serius amat. Belajar harus dengan penuh senyum dan rasa senang,” ungkapnya.

Pesan tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa pendidikan dapat berlangsung dalam suasana yang ringan, akrab, dan menggembirakan, tanpa mengurangi nilai-nilai penting yang ingin ditanamkan kepada anak.

Melalui kegiatan DWP Mengajar 2026, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Tulang Bawang berharap dapat terus berkontribusi dalam membangun ekosistem pendidikan yang positif serta menanamkan nilai-nilai karakter kepada generasi muda.

Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa membangun masa depan daerah tidak hanya dilakukan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui investasi yang paling berharga, yakni mendidik dan membentuk karakter generasi penerus sejak dini.

Dengan semangat kebersamaan, DWP Kabupaten Tulang Bawang berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat serta turut mendukung terwujudnya generasi sehat, cerdas, ceria, mandiri, dan berakhlakul mulia, demi kemajuan Kabupaten Tulang Bawang dengan semangat “Udang Manis.”(Tobi)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama